|
|
|---|
Tuesday, December 28, 2010
Monday, August 2, 2010
| | | |
Para ilmuwan pekan ini mengklaim telah memecahkan teka-teki tersebut. Jawabannya, kata mereka, adalah ayam.
Seperti dilaporkan Mailonline, para peneliti menemukan bahwa pembentukan kulit telur bergantung pada satu protein yang hanya ditemukan di indung telur ayam. Artinya, telur hanya bisa ada jika berada di dalam ayam.
Protein yang disebut ovocledidin-17, atau OC-17 - bertindak sebagai katalis untuk mempercepat pengembangan kulit telur itu.
Cangkan keras ini penting sebagai tempat bagi kuning dan putih telur. Para ilmuwan dari universitas di Sheffield dan Warwick menggunakan super komputer untuk men-'zoom in' pembentukan telur tersebut.
Komputer yang disebut HECToR itu mengungkapkan bahwa OC-17 sangat penting dalam memulai kristalisasi atau tahap awal penciptaan kulit telur.
Protein tersebut mengubah kalsium karbonat menjadi kristal kalsit yang membentuk kulit telur.
Kalsit kristal ada di berbagai tulang dan tempurung tetapi mereka terbentuk lebih cepat di dalam ayam. Unggas itu mampu menghasilkan 6 gram kulit telur setiap 24 jam.
Dr Colin Freeman, dari Departemen Teknik Material Universitas Sheffield, mengatakan: "Selama ini orang mengira bahwa yang terlebih dulu ada adalah telur, tapi kini kita memiliki bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sebenarnya ayamlah yang lebih dulu ada."
"Protein itu sudah diidentifikasi lama dan diketahui terkait dengan pembentukan telur. Ternyata, dengan memeriksanya secara jeli kita dapat melihat cara protein itu mengendalikan proses pembentukan kulit telur."
"Menarik untuk diketahui bahwa berbagai jenis spesies burung tampaknya memiliki variasi protein dengan cara kerja yang sama," kata Freeman.
Profesor John Harding, dari jurusan yang sama di Sheffield, mengatakan bahwa penemuan itu bisa berguna untuk hal lain.
"Memahami cara ayam membuat kulit telur dapat memberi petunjuk menuju rancangan baru maupun bahan baru," katanya.
'Alam telah menemukan solusi inovatif untuk semua jenis masalah dalam ilmu tentang materi dan teknologi - kita dapat belajar banyak dari alam."
Saturday, July 31, 2010
Untuk menangkap makanan, paus bungkuk menyelam dengan kecepatan tinggi dengan mulut terbuka untuk menelan sejumlah besar air penuh dengan mangsa.
Sekarang ilmuwan telah mendeteksi adaptasi tulang unik yang memungkinkan paus melakukan hal ini tanpa terluka.
Penelitian melibatkan paus rorqual, keluarga spesies yang mencakup paus bungkuk dan ikan paus biru, binatang terbesar di bumi.
Makhluk ini memangsa ikan kecil dan udang krill dengan cara menghisap di dalam air saat menyelam jauh di dalam laut.
Paus memiliki jaringan elastis khusus yang melekat pada rahang yang disebut lemak alur ventral.
Ketika mereka merendahkan rahangnya ke sudut ekstrim dan berenang sangat cepat, kekuatan tarik pada lapisan lemak ini bisa memperluas cakupan volume yang bisa ditangkap ikan paus itu.
Cara ini memungkinkan ikan paus rorqual mendapat cukup makanan dalam beberapa jam yang bisa mmenuhi kebutuhan dalam sehari.
Namun cara makan seperti itu memerlukan usaha keras. Tekanan ekstrim dari air menarik lapisan lemak dan menjadi tarikan sangat kuat pada rahang paus disebut mandibula.
Para ilmuwan kini yakin bagaimana mandibula dapat menahan beban tersebut.
"Kami tertarik untuk mengetahui apakah memiliki desain mekanik khusus yang memungkinkan tidak istirahat selama tekanan," kata Daniel J Field mahasiswa zoologi University of British Columbia di Vancouver, Kanada.
"Fakta bahwa mereka dapat menahan kekuatan raksasa tersebut benar-benar luar biasa."
Field bekerja dengan atasannya Robert Shadwick dan peneliti lainnya untuk mengukur tulang rahang bawah paus.
Tim ini menggunakan proses scanning sinar X untuk menghitung geometri tulang rahang secara tiga-dimensi dan distribusi kepadatannya.
Para ilmuwan menemukan bahwa rahang ikan paus terbentuk dengan cara yang unik, berbeda dengan rahang manusia.
Secara khusus, para ilmuwan mengukur fitur yang disebut kekakuan lentur, kombinasi dari kepadatan tulang yang tinggi dan luas penampang besar yang memungkinkan tulang menahan lentur.
Para peneliti menemukan bahwa rahang paus terbentuk dengan pola kekakuan lentur unik. Tertinggi ada di pinggiran melekat pada tengkorak, dan terendah di pusat yang dioptimalkan untuk melawan tekanan saat menyergap makanan.
Sumber: inilah.com
Labels: animals
INILAH.COM, Jakarta – Udang langka yang mungkin hewan paling kuno di bumi dan masih hidup serta sehat, ditemukan di Inggris. Udang itu hidup 200 juta tahun lalu ketika dinosaurus berevolusi.
Dua koloni udang kecebong, Triops cancriformis ditemukan di Caerlaverock Pantai Solway Dumfriesshire.
Para ahli berpikir ada populasi Crustacea yang lebih tersembunyi yang merupakan spesies langka berada di tempat lain.
Para ilmuwan percaya udang kecebong mungkin memiliki silsilah tertua dari satwa yang masih hidup.
Penemuan fosil menunjukkan bahwa udang itu hidup 200 juta tahun yang lalu, ketika dinosaurus pertama kali berevolusi.
Udang itu memiliki kemampuan untuk hidup di kolam dengan air terbatas. Ketika air mengering, yang dewasa mati tetapi meninggalkan telur yang dapat tetap dorman selama bertahun-tahun sampai kondisi menjadi basah kembali.
Memahami gaya hidup tidak biasa dari binatang itu membantu peneliti Universitas Glasgow membuat penemuan yang diumumkan hari ini.
Lumpur kering yang diduga mengandung telur udang kecebong ini diambil dari kolam sekitar Caerlaverock dan kembali dibasahi serta ditempatkan dalam akuarium kecil.
Para ilmuwan terkejut menemukan udang di salah satu tangki dalam beberapa minggu.
Peneliti mahasiswa Elaine Benzies mengatakan 'Aku tidak mengharapkan untuk menemukannya dan hanya masuk untuk memeriksa panas dan lampu. Senang rasanya mengintip ke dalam tangki untuk melihat udang kuno ini selamat dari masa lalu.'
Udang kecebong sudah lama dianggap terbatas hanya ada di kolam tunggal di New Forest, Hampshire.
Lalu pada 2004 Dr Larry Griffin dari Wildfowl & Wetlands Trust (WWT) menemukan koloni terisolasi ratusan mil jauhnya di kolam Caerlaverock.
Dr Griffin mengatakan 'Koloni Caerlaverock adalah rawan, sejarah mempengaruhi populasi dari dulu hingga sekarang.
'Tapi sekarang kita tahu bagaimana makhluk aneh ini bertahan, kita harus menyadari bahwa ada kesempatan bagus di sana adalah populasi yang lebih di luar sana.
'Triop dewasa dengan cepat dan menghasilkan ratusan telur hanya dalam beberapa minggu. Kolam mereka mungkin kering, tapi telur bisa bertahan dalam lumpur selama bertahun-tahun.
'Meskipun di Inggris mereka semua adalah betina, mereka memiliki baik bagian reproduksi jantan dan betina sehingga hanya perlu satu telur untuk bertahan hidup dan menumbuhkan seluruh populasi.'
WWT, Universitas Glasgow dan Natural Heritage Skotlandia telah meluncurkan suatu proyek bersama untuk mencari koloni udang kecebong.
Profesor Colin Adams dari Glasgow University mengatakan, "Ini mendorong untuk mendapatkan suatu hasil awal yang positif dari proyek eksplorasi. Sekarang kita harus memperluas ruang lingkup untuk memperluas daerah pencarian hewan air tawar langka dan karismatik ini."[ito]
sumber: inilah.com
Sunday, July 25, 2010
Adalah Dr Nigella Hillgarth dari Lembaga Oseanografi Scripps yang sempat mengambil gambar empat ekor binatang yang berbentuk seperti jeli itu. Ubur-ubur yang dilihatnya berukuran 3 meter dengan 30 tentakel.
Menurut Hillgarth, warna ungu pada ubur-ubur itu bisa jadi bukanlah warna asli mereka. Warna gelap itu mungkin saja muncul ketika ubur-ubur memakan plankton jenis tertentu atau disebabkan suhu di lautan yang semakin hangat.
Hillgarth memang tak mau berisiko mengambil ubur-ubur yang ada di depan matanya karena binatang itu bisa menyengat dan setrumnya bisa membuat tubuh memar. "Kita hanya bisa mengagumi mereka tanpa menyentuh," katanya.
sumber: lintasberita.com
Saturday, July 24, 2010
Perampokan oleh beruang, Ursus americanus pencari sandwich menginvasi sebuah mobil, kemudian membunyikan klakson, dan buang air.
Xeni Jardin at 4:35 PM Sat
And this, friends, is why we do not leave sandwiches in our cars. 17-year-old Ben Story of Larkspur, Colorado, left a peanut butter and jelly in his Toyota one night, and forgot to lock up. A few hours after he crawled off to bed, his parents and neighbors woke up to the sound of a car horn honking—for 45 minutes straight. 'Twas a panicking bear trapped inside the vehicle.
Ben's father, Ralph, said the bear hit the shifter and the car rolled backward
about 125 feet, off the driveway, down an embankment and into some trees on Eagle Road near Tenderfoot Drive. "So this bear opened the door on his own. Somehow the door closed behind him. He panicked and started thrashing around, hit the shifter and put the car, took it out of park," Ralph said. "It rolled back, down over the hill, and down into here, and stopped. The four way flashers were on. It's like he knew what was going on, and kept hitting the horn." Ben told 7NEWS he had left a sandwich in the car and that may have attracted the big bear.
"It was a pretty good size, actually it was pretty big. If you look at the inside of the car, there's nothing left at all. You could see it moving around, it like took up the entire inside of the car," said Ben. (...) The bear appeared "freaked out" about being trapped in the four-door Toyota sedan and totally shredded the inside, Ben said.
If the bear's a-rockin', don't come knockin'. Sheriffs eventually managed to open the car door with a rope so the poor feller could get out. He lumbered back into the woods, presumably seeking a glass of milk with which to chase the pilfered PBJ. Before his exit, he thoughtfully left a "gift" for the car's owner in the back seat.
versi Indonesia:
Xeni Jardin at 4:35 PM Sat
Inilah mengapa kita tidak boleh meniggalkan sandwich didalam mobil kita. Ben Story, 17 tahun, colorado, meninggalkan selai kacang dan jelly didalam mobil toyota-nya suatu malam, dan lupa mngunci mobilnya. Beberapa jam setelahnya dia pun merangkak untuk tidur, orangtuanya dan tetangga terbangun setelah mendengar sebuah mobil berbunyi terus 45 menit nonstop. ketika dilihat, seekor beruang yang panik terperangkap didalam mobil itu.
"Beruang tersebut cukup besar, bahkan lumayan besar. Jika kamu melihat kedalam mobil, tidak ada yang tertinggal, semua sudah habis" kata Ben. "Beruang tersebut kelihatan sangat ketakutan karena terperangkap di sebuah sedan toyota dan mengoyakkan semua yang ada didalam" Kata ben.
Ayah Ben, Ralph, mengatakan bahwa beruang itu merusak pengaman, dan mobil berputar sekitar 50 meter/125 kaki,dari jalan raya, menuju ke pepohonan di Eagle Road dekat Tenderfoot."Jadi beruang ini membuka pintu mobil, akan tetapi pintunya kembali tertutup dari belakangnya," kata Ralph. "Berputar, dan menujuk kesini kemudian berhenti." Ben mengatakan kepada 7NEWS kalau dia meninggalkan sandwich yang mungkin menarik perhatian beruang tersebut.
Dan jika beruang sedang mengamuk, jangan datang dengan mengetuk pintu mobilnya. begitulah Sheriffs bahkan menarik pintunya dengan tali sehingga beruang yang malang itu bisa keluar. Kemudian beruang itu keluar, pergi ke hutan. Dan sebelum pergi beruang tersebut tentunya meniggalkan hadiah bagi si pemilik mobil di bagian belakang mobil.
KMGH Denver, Denver Post, Fox, San Jose Mercury News, CNN.
(Photograph courtesy Story family / Pedobear courtesy Pedobear)
source:www.boingboing.net







